Bappeda Kaltim Pertajam Arah Kebijakan Balikpapan Pada Musrenbang Dalam Rangka Penyusunan RKPD Kota Balikpapan 2027
BALIKPAPAN – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Timur, Muhaimin, menekankan pentingnya penyelarasan program pembangunan antara daerah dan provinsi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Balikpapan Tahun 2027 yang digelar pada Kamis (2/4). Acara ini dibuka secara resmi oleh Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, serta turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, unsur Pemerintah Pusat (secara daring), Forkopimda, dan berbagai pemangku kepentingan strategis lainnya. Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini menegaskan komitmen bersama dalam merumuskan arah kebijakan yang adaptif terhadap dinamika pembangunan nasional dan regional.
Dalam paparannya, Muhaimin menyoroti rumusan strategis arah kebijakan pembangunan wilayah Kota Balikpapan yang diproyeksikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berkualitas. Mengingat Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Balikpapan yang menunjukkan peningkatan signifikan di atas rata-rata provinsi pada tahun 2025, Pemprov Kaltim mendorong Balikpapan untuk fokus pada akselerasi pertumbuhan berbasis hilirisasi dan penguatan infrastruktur konektivitas. Langkah ini selaras dengan tema RKPD Kaltim 2027 yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan layanan infrastruktur sebagai fondasi pertumbuhan yang inklusif.
Lebih lanjut, Bappeda Kaltim menekankan bahwa tantangan keterbatasan fiskal di masa depan memerlukan pembagian peran yang jelas antara pusat dan daerah. Fokus pembangunan di Balikpapan pada tahun 2027 akan diarahkan untuk menjaga pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), meningkatkan daya saing investasi, serta mempercepat pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Balikpapan diharapkan mampu mengoptimalkan kedudukan strategisnya guna mendukung visi "Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas".
📷📝 FDS





