Pengumuman

Bappeda Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan memberikan kinerja yang terbaik guna pembangunan Kalimantan Timur yang lebih optimal, sesuai dengan motto pelayanan Bappeda Provinsi Kalimantan Timur "Berhasil Membuat Perencanaan Berarti Merencanakan Keberhasilan". Hubungi admin website kami pada fitur chat admin yang berada pada sisi paling kanan halaman website ini bila anda membutuhkan informasi seputar perencanaan pembangunan daerah. Segala bentuk penyalahgunaan yang dilakukan oleh Pejabat Bappeda Kaltim, Laporkan pada kami melalui email atau chat admin.

Tol Serang-Panimbang Ditarget Bisa buat Mudik Lebaran 2021

Image Berita Nasional

Tol Serang-Panimbang Ditarget Bisa buat Mudik Lebaran 2021

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Foto : Dok. Kementerian PUPR

Soraya Novika

Jakarta - Proyek Tol Serang-Panimbang terus dikebut. Sejauh ini, progres pembangunan Seksi 1 tol ini sudah mencapai 84,18%.

Kepala Bagian Umum Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Mahbullah Nurdin berharap pada Maret 2021, seksi 1 tol Serang-Panimbang ini sudah bisa dilakukan uji laik fungsi, sehingga saat masuk momen mudik Lebaran 2021 mendatang, sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

"Mudah-mudahan kalau sesuai target seluruh pekerjaan konstruksi Seksi 1 selesai, pada bulan Maret atau April 2021 BUJT sudah bisa mengajukan uji laik fungsi kepada Pemerintah atau BPJT untuk menyambut arus mudik Lebaran Mei 2021 mendatang. Barangkali ada orang Jakarta yang mau mudik Lebaran ke Rangkasbitung sudah bisa melewati jalan tol tersebut," kata Nurdin dikutip dari laman resmi Kementerian PUPR, Selasa (24/11/2020).

Direktur Teknik dan Operasi PT. Wika Jalan Tol Serang-Panimbang, Nanang Siswanto menambahkan, secara prinsip, seksi Serang-Rangkasbitung tol ini sudah berjalan lancar dengan capaian konstruksi pada jalan utama (main road) hampir 100%.

"Saat ini tinggal menyisakan pembebasan lahan pada pengerjaan di sekitar overpass STA 24.568 dengan luasan lahan sekitar 75 meter persegi. Sudah negosisasi dan tinggal proses pembayaran," kata Nanang.

Kehadiran Tol Serang-Panimbang diharapkan akan mendukung pengembangan ekonomi Wilayah Banten Tengah dan Banten Selatan dengan Banten Utara yang secara geografis berdekatan dengan Jakarta.

Kehadirannya diyakini dapat memberikan kemudahan dan efisiensi waktu perjalanan, misalnya dari Jakarta menuju Tanjung Lesung yang sebelumnya membutuhkan waktu tempuh sekitar 4-5 jam, nantinya hanya menjadi sekitar 2-3 jam dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam.

Proyek tol ini memiliki panjang 83,67 Km terbagi menjadi 3 seksi, yakni Seksi 1 Ruas Serang-Rangkasbitung (26,50 Km), Seksi 2 Ruas Rangkasbitung-Cileles (24,17 Km), dan Seksi 3 Ruas Cileles-Panimbang (33 Km). Targetnya Jalan Tol Serang-Panimbang ini rampung seluruhnya di 2023. (fdl/fdl) Detik Finance