Pengumuman

Bappeda Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan memberikan kinerja yang terbaik guna pembangunan Kalimantan Timur yang lebih optimal, sesuai dengan motto pelayanan Bappeda Provinsi Kalimantan Timur "Berhasil Membuat Perencanaan Berarti Merencanakan Keberhasilan". Hubungi admin website kami pada fitur chat admin yang berada pada sisi paling kanan halaman website ini bila anda membutuhkan informasi seputar perencanaan pembangunan daerah. Segala bentuk penyalahgunaan yang dilakukan oleh Pejabat Bappeda Kaltim, Laporkan pada kami melalui email atau chat admin.

Klarifikasi data Evaluasi RPJMD Kaltim 2015

Berita

Klarifikasi data Evaluasi RPJMD Kaltim 2015

Samarinda, Kamis 26/11/2015. Bappeda Provinsi Kalimantan Timur bekerjasama dengan Universitas Mulawarman Samarinda mengadakan klarifikasi 1._evaluasi_RPJMDdata evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2013-2018 tahun kedua pelaksanaan RPJMD Kaltim 2015 selama dua hari dari tanggal 25 s.d 26 Nopember 2015 di ruang rapat Propeda dan Repetada kantor Bappeda Provinsi Kalimantan Timur, Jl. Kusuma Bangsa Nomor 2 Samarinda.

Pelaksanaan klarifikasi data evaluasi RPJMD Kaltim hari pertama, Rabu 25 Nopember 2015 dibagi dua kelompok, kelompok di ruang rapat Propeda dipimpin oleh Kepala Bidang Pengkajian dan Pembiayaan Pembangunan Daerah Bappeda Provinsi Kalimantan Timur, Ir. Hj. Faridah Hydro Foilyani, M.Si dan didampiri oleh Tim Evaluasi RPJMD Kaltim dari Uninversitas Mulawarman Samarinda, Prof. Eny Rochaida, SE, M.Si serta Suryadi, MS., Ph.D khusus membahas Misi 2 : Mewujudkan Daya Saing Ekonomi yang Berkerakyatan Berbasis Sumber Daya Alam dan Energi Terbarukan.

Adapun Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengklarifikasi data evaluasi RPJMD Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2015 sebanyak 21 SKPD diantaranya : 1. Dinas Pendidikan; 2. Dinas Kesehatan; 3. Dinas Sosial; 4. Biro Ekonomi; 5. Badan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan; 6. Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana; 7. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi; 8. Dinas Kehutanan; 9. Dinas Pertanian Tanaman Pangan; 10. Dinas Peternakan; 11. Badan Penanggulangan Bencana Daerah; 12. Dinas Pekerjaan Umum; 13. Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi; 14. Dinas Pemuda dan Olahraga; 15. Bappeda; 16. BPPMD; 17. Dinas Perkebunan; 18. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata; 19. Dinas Perikanan; 20. Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan; 21. Dinas Pertambangan dan Energi.

Sementara di ruang rapat Repetada lantai 2 kantor Bappeda Provinsi Kalimantan Timur dipimpin oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Aparatur Bappeda Provinsi Kalimantan Timur, Siti Sugiyanti, SE., M.Si dan Tim Evaluasi RPJMD Provinsi Kalimantan Timur pelaksanaan tahun 2015 dari Universitas Mulawarman Prof. Mustofa Agung Sardjono dengan membahas Misi 3 : Mewujudkan Infrastruktur Dasar yang Berkualitas bagi Masyarakat secara Merata dengan SKPD yang mengklarifikasi data evaluasi RPJMD Kaltim tahun pelaksanaan 2015 diantaranya Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan serta Dinas Komunikasi dan Informatika.

Sedangkan rapat klarifikasi data evaluasi RPJMD Kaltim di ruang rapat Propeda lantai 2 kantor Bappeda Provinsi Kalimantan Timur dipimpin oleh Kepala Bidang Pengkajian dan Pembiayan Pembangunan Daerah Bappeda Provinsi Kalimantan Timur, Ir.Hj. Farida Hydro Foilyani, M.Si dan Tim Evaluasi RPJMD Provinsi Kalimantan Timur pelaksanaan tahun 2015 dari Universitas Mulawarman Prof. Mustofa Agung Sardjono dengan membahas Misi 5 : Mewujudkan Kualitas Lingkungan yang Baik dan Sehat serta Berperspektif Perubahan Iklim dengan SKPD yang mengklarifikasi data evaluasi RPJMD Kaltim tahun pelaksanaan 2015 diantaranya : 1. Dinas Kehutanan; 2. Dinas Pekerjaan Umum; 3. Dinas Pertambangan dan Energi; 4. Dinas Perkebunan; 5. Badan Lingkungan Hidup; 6. Bappeda.1._evaluasi_RPJMD_-_Prof_Mustofa

Pada hari kedua Kamis, 26/11/2015 di ruang rapat Repetada dipimpin oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Aparatur Bappeda Provinsi Kalimantan Timur, Siti Sugiyanti, SE., M.Si dan Tim Evaluasi RPJMD Provinsi Kalimantan Timur pelaksanaan tahun 2015 dari Universitas Mulawarman DR. Abdulah Karim dengan membahas Misi 4 : Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Profesional, Transparan dan Berorientasi pada Pelayanan Publik dengan SKPD yang mengklarifikasi data evaluasi RPJMD Kaltim tahun pelaksanaan 2015 diantaranya : 1. Inspektorat; 2. Biro Organisasi; 3. Bappeda; 4. Biro Keuangan; 5. BKD; 6. Dinas Komunikasi dan Informatika; 7. Biro Pemerintahan; 8. Kesbangpol.

Klarifikasi data evaluasi RPJMD Kaltim di ruang rapat Propeda lantai 2 kantor Bappeda Provinsi Kalimantan Timur dipimpin oleh Kepala Bidang Pengkajian dan Pembiayan Pembangunan Daerah Bappeda Provinsi Kalimantan Timur, Ir.Hj. Farida Hydro Foilyani, M.Si dan Tim Evaluasi RPJMD Provinsi Kalimantan Timur pelaksanaan tahun 2015 dari Universitas Mulawarman Dr. Edi Rachmad, M.Pd membahas Misi 1 : Mewujudkan Kualitas Sumber Daya Manusia Kaltim yang Mandiri dan Berdaya Saing Tinggi dengan SKPD yang mengklarifikasi data evaluasi RPJMD Kaltim tahun pelaksanaan 2015 diantaranya : 1. Dinas Pendidikan; 2. Badan Perpustakaan; 3. Dinas Kesehatan; 4. Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana; 5. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi; 6. RSUD Abdul Wahab Syahrani; 7. RSUD Kanujoso; 8. RSUD Tarakan; 9. RS AtmaHusada.

Pembahasan secara keseluruhan klarifikasi RPJMD Provinsi Kalimantan Timur tahun ke 2 pelaksanaan meliputi 5 Misi, 6 tujuan, 19 sasaran dan 119 program prioritas.

Misi 1 : Mewujudkan Kualitas Sumber Daya Manusia Kaltim yang Mandiri dan Berdaya Saing Tinggi

Tujuan dalam misi 1 adalah Meningkatkan kualitas SDM Kaltim dan sasaran yang akan dicapai diantaranya : 1. Meningkatnya IPM; 2. Meningkatnya angka melek huruf; 3. Meningkatnya rata-rata sekolah; 4. meningkatnya angka harapan hidup dan 5 Meningkatnya Pendapatan per kapita dengan indikator impact : 1 Indeks Pembangunan Manusia (IPM); 2. Angka melek huruf; 3. Angka rata-rata lama sekolah; 4. Angka harapan hidup; 5. Pendapatan per kapita.

Sedangkan pembahanan program prioritas pada misi 1 diantaranya : 1. Program pendidikan non formal; Program Pendidikan Anak Usia dini (PAUD); 3. Program wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun; 4. Program pendidikan menengah; 5. Program Peningkatan Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Masyarakat; 6. Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan; 7. Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan; 8. Program peningkatan perlindungan dan pemenuhan hak anak; 9. Program pengadaan dan peningkatan sarana prasarana puskesmas/puskesmas pembantu dan jaringannya; 10. Program pengadaan, Peningkatan sarana dan prasarana RS/RSJ/RSP/RSM; 11. Program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat; 12. Program kemitraan peningkatan pelayanan kesehatan; 13. Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular; 14. Program standarisasi pelayanan kesehatan; 15. Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin; Program Perlindungan dan Pengembangan Lembaga Ketenagakerjaan; 17. Program Peningkatan Pembinaan & Pengawasan Ketenagakerjaan; 18. Program peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan.

Indikator outcame misi pertama diantaranya : 1. Angka Melek Huruf; 2. APK PAUD; 3. Angka Partisipasi Murni SD/MI/SDLB; 4. Angka Partisipasi Kasar SD/MI/SDLB; 5. Angka Partisipasi Murni SMP/MTs/SMPLB; 6. Angka Partisipasi Kasar SMP/MTs/SMPLB; 7. Angka Partisipasi Murni SMA/MA/SMK/MAK; 8. Angka Partisipasi Kasar SMA/MA/SMK/MAK; 9. Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi; 10. Kualifikasi Guru (minimal S1/D4); 11. Rasio angka minat baca di perpustakaan (buku/tahun); 12. Proporsi anak yang kembali bersekolah (%); 13. Angka Kesakitan (Morbiditas); 14. Angka Kesakitan (Morbiditas); 15. Angka Kesakitan (Morbiditas); 16. Proporsi kelahiran yang ditolong tenaga kesehatan terlatih (%); 17. Prevalensi HIV/AIDS; 18. Proporsi Penduduk yang terinfeksi HIV lanjut yang memiliki akses pada obat-obatan anti retroviral; 19. Angka Kejadian Malaria per 1000 penduduk; 20. tingkat kematian akibat malaria; 21. Prevalensi Tuberklosis (TB) per 100.000 penduduk; 22. Persentase keberhasian pengobatan TB; 23. Proporsi kasus TB yang terdeteksi, diobati dan sembuh dalam program DOTS; 24. Angka Kematian Bayi per 1000 KH; 25. Angka Kematian Balita per 1000 KH; 26. Angka Kematian Ibu per 100.000 KH; 27. Persentase pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin (%); 28. Besaran UMP; 29. Prosentase perusahaan yang menerapkan peraturan ketenagakerjaan; 30. IPG.

1a._evaluasi_RPJMD_Misi_4_smd_26_Nop_15_webMisi 2 : Mewujudkan Daya Saing Ekonomi yang Berkerakyatan Berbasis Sumber Daya Alam dan Energi Terbarukan.

Tujuan misi 2 adalah Meningkatkan Kesejahteraan dan Pemerataan Pendapatan Masyarakat serta Meningkatkan pertumbuhan ekonomi hijau dengan sasaran yang akan dicapai diantaranya : 1). Menurunnya tingkat Kemiskinan; 2) Menurunnya tingkat pengangguran; 3. Meningkatnya daya beli masyarakat; 4. Menurunnya Indeks Gini; 5. Meningkatnya Pertumbuhan Ekonomi yang berkualitas; 6. Meningkatnya kontribusi sektor pertanian dalam arti luas; 7. Tercapainya swasembada beras; 8. Meningkatnya pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan.

Sementara program prioritas dari misi 2 diantaranya : 1. Program Penanggulangan Kemiskinan bidang Pendidikan; 2. Program Penanggulangan Kemiskinan bidang Kesehatan; 3. Program Penanggulangan Kemiskinan bidang Kesejahteraan Sosial utk mengukur indeks kedalaman kemiskinan; 4. Program Beras untuk Keluarga Miskin (RASKIN); 5. Program Penanggulangan Kemiskinan bidang Pemberdayaan Masyarakat; 6. Program Penanggulangan Kemiskinan bidang Kesejahteraan Sosial; 7. Program Penanggulangan Kemiskinan bidang Pemberdayaan Perempuan; 8. Program Penanggulangan Kemiskinan bidang Ketenagakerjaan; 9. Program Penanggulangan Kemiskinan bidang Kehutanan; 10. Program Penanggulangan Kemiskinan Bidang Pertanian Tanaman Pangan; 11. Program Penanggulangan Kemiskinan Bidang Peternakan; 12. Program Penanggulangan Kemiskinan bidang Penanggulangan Bencana; 13. Program Penanggulangan Kemiskinan bidang Sarana dan Prasarana Dasar Permukiman; 14. Program peningkatan tenaga terampil bidang jasa kontruksi (tukang kayu, batu, las, keramik, Plumbing, dst); 15. Program peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja; 16. Program pengembangan sistem pendukung bagi usaha mikro, kecil dan menengah; 17. Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetitif; 18. Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi; 19. Program peningkatan upaya penumbuhan kewirausahaan dan kecakapan hidup pemuda; 20. Program Pengembangan Kewirausahaan Kompetitif; 21. Program Peningkatan Kesempatan Kerja; 22. Program Pemberdayaan Remaja Putus Sekolah; 23. Program pengendalian dan evaluasi hasil pelaksanaan pembangunan daerah; 24. Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri; 25. Program Penguatan Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Misi 3 : Mewujudkan Infrastruktur Dasar yang Berkualitas bagi Masyarakat secara Merata

Tujuan dari misi 3 adalah Menyediakan Infrastruktur Dasar yang Berkualitas dengan sasaran Meningkatnya kepuasan masyarakat terhadap pelayanan infrastruktur dasar dan indikator impact Indeks kepuasan layanan infrastruktur dasar serta indikator outcame diantaranya : 1. Penyediaan Jalan dengan Kapasitas Daya Mampu diatas 10 Ton (%); 2. Tingkat Kemantapan jalan (%); 3. Ketersediaan infrastruktur jalan (%); 4. Ketersediaan jalan tol (%); 5. Kuantitas Komoditas (ton); 6. Kuantitas Penumpang (orang); 7. Jumlah kecamatan yang belum terakses sarana dan prasarana transportasi; 8. Jumlah kecamatan yang belum terakses sarana dan prasarana transportasi darat, sungai, danau dan peyebrangan; 9. Jumlah kecamatan yang belum terakses sarana dan prasarana transportasi udara; 10. Ibukota kecamatan yang terlayani jaringan telekomunikasi (%); 11. Kapasitas air baku (l/detik); 12. Cakupan Layanan Air Minum (%); 13. Persentase penyediaan air baku kawasan industri; 14. Luas genangan banjir (Ha); 15. Jumlah Daerah Aliran Sungai Kritis.

Adapun program prioritas dalam rangka mewujudkan infrastruktur dasar yang berkualitas bagi masyarakat secara merata diantaranya : 1. Program Pembangunan Jalan dan Jembatan; 2. Program Rehabilitasi/ Pemeliharaan Jalan dan Jembatan; 3. Program peningkatan daya saing investasi sektor jalan dan jembatan; 4. Program pembangunan jalan tol; 5. Program peningkatan daya saing investasi sektor transportasi darat, laut, udara dan ASDP; 6. Program pembukaan keterisolasian wilayah sektor jalan dan jembatan; 7. Program pembukaan keterisolasian wilayah sektor transportasi darat, sungai, danau dan peyebrangan; 8. Program pembukaan keterisolasian wilayah sektor transportasi udara; 9. Program sarana dan prasarana telekomunikasi; 10. Program Penyediaan dan pengelolaan air baku; 11. Program pengembangan kinerja pengelolaan air minum dan air limbah; 12. Program peningkatan daya saing sektor sumberdaya air; 13. Program pengendalian banjir; 14. Program pengembangan pengelolaan dan konservasi sungai, danau dan sumberdaya air lainnya.1b._evaluasi_RPJMD_Misi_4_smd_26_Nop_15_web

Misi 4: Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Profesional, Transparan dan Berorientasi pada Pelayanan Publik

Tujuan misi 4 adalah Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik dengan sasaran diantaranya : 1. Terwujudnya pemerintahan yg bersih & bebas KKN; 2. Terwujudnya Peningkatan kualitas pelayanan publik; 3. Meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja dengan indikator impact antara lain : 1. Indeks persepsi korupsi; 2. Opini BPK; 3. Indeks kepuasan masyarakat; 4. Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan Daerah; 5. Kinerja Pemerintahan Daerah.

Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan dan berorientasi pada pelayanan publik dengan didukung program prioritas diantaranya : 1. Program penguatan kelembagaan PTSP; 2. Program pengembangan zona integritas; 3. Program pencegahan dan pemberantasan KKN; 4. Program Pengelolaan Keuangan Daerah; 5. Program Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah; 6. Program peningkatan pelayanan publik; 7. Program pembinaan dan pengembangan aparatur; 8. Program integrasi aplikasi; 9. Pengembangan data statistik dan spasial; 10. Program peningkatan kualitas manajemen berbasis kinerja; 11. Peningkatan Kinerja Pemerintahan Daerah; 12. Program Pendidikan politik masyarakat.

Misi 5 : Mewujudkan Kualitas Lingkungan yang Baik dan Sehat serta Berperspektif Perubahan Iklim

Tujuan misi 5 dalam rangka mewujudkan kualitas lingkungan yang baik dan sehat serta berspektif perubahan iklim adalah Meningkatkan kualitas lingkungan hidup dengan sasaran antara : 1. Meningkatnya Indeks kualitas lingkungan; 2. Menurunnya Tingkat Emisi Gas Rumah Kaca dengan indikator impact diantaranya : 1. Indeks kualitas lingkungan; 2. Intensitas emisi.

Adapun program proritas dalam rangka mendukung mewujudkan kualitas lingkungan yang baik dan sehat serta berpsektif perubahan iklim diantaranya : 1. Pengelolaan dan Pengembangan KPH; 2. Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan; 3. Program Penyelenggaraan Penataan Ruang; 4. Program Rehabilitasi Hutan Mangrove; 5. Program Pelestarian kawasan-kawasan bernilai ekosistem tinggi; 6. Program Rehabilitas Reklamasi lahan Pasca Tambang; 7. Program Pembinanaan Perkebunan Ramah Lingkungan; 8. Program Penilaian Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup; 9. Program Pengendalian Pencemaran dan Pengrusakan Lingkungan Hidup; 10. Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan; 11. Program Peningkatan Peran serta masyarakat dalam pengelolaan LH; 12. Program Peningkatan Edukasi dan Komunikasi Publik tentag Pengelolaan LH; 13. Program Pengembangan kapasitas pengelolaan lingkungan hidup; 14. Program Pengarusutamaan Perubahan Iklim dalam Perencanaan Pembangunan Daerah; 15. Program Perlindungan Atmosfir dan Perubahan Iklim (ton/1 jt US$); 16. Inventarisasi emisi gas rumah kaca.

Humas Bappeda Provinsi Kalimantan Timur / Sukandar, S.Sos.