Pengumuman

Bappeda Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan memberikan kinerja yang terbaik guna pembangunan Kalimantan Timur yang lebih optimal, sesuai dengan motto pelayanan Bappeda Provinsi Kalimantan Timur "Berhasil Membuat Perencanaan Berarti Merencanakan Keberhasilan". Hubungi admin website kami pada fitur chat admin yang berada pada sisi paling kanan halaman website ini bila anda membutuhkan informasi seputar perencanaan pembangunan daerah. Segala bentuk penyalahgunaan yang dilakukan oleh Pejabat Bappeda Kaltim, Laporkan pada kami melalui email atau chat admin.

Gub.Panen Perdana di Area Food Estate

Berita

Gub.Panen Perdana di Area Food Estate

Tanjung Buyu, Bulungan 12/6/12. Gubernur Kalimantan Timur DR.H. Awang Faroek Ishak melakukan panen padi perdana di area Food Estate milik 1._food_estate_gub-bappeda_12_juni_12PT. Nusa Agro Mandiri (NAM), Solaria Group di Desa Salim Batu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan diatas areal 40 hektar dengan 74 petak sawah dengan hasil panen diperkirakan mencapai 60 ton rata-rata perhektar menghasilkan 1,5 ton.

Investor ini mendapat izin Pemkab seluas 1.980 ha. Selain PT. NAM, investor lain yang masuk di Food Estate Bulungan yaitu, PT. Miwon Indonesia (investasi 450 M, komoditi yang dikembangkan jagung, dilahan 3.245 ha, sedang dalam penyusunan masterplan) dan PT. SHS mengembangkan benih padi dilahan 3.000 ha, sedang dalam tahap penyusunan amdal). PT. Nusa Agro Mandiri (NAM) didampingi pakar pengembang Food Estate dari Universitas Jember DR. Suyono.

Selain melakukan panen padi, Gubernur Kaltim bersama Ketua DPDR Kaltim, Kepala BAPPEDA Provinsi Kaltim beserta rombongan melakukan penyebaran bibit ikan tawar di areal tambak yang telah disediakan.

Kronologis perjalanan Rombongan Gubernur Kaltim ke area Food Estate

Rombongan Gubernur Kalimantan Timur berangkat melalui Samarinda – Balikpapan – Tarakan – Bulungan. Kunjungan pertama peninjauan lokasi di Kawasan Mina Pangan Tanjung Buyu, Kec. Tanjung Palas Ilir, Kabupaten Bulungan. Dalam rangka Kunjungan Kerja, Koordinasi Penangkaran Padi dan Palawija TA. 2012 dan Apresiasi Penanganan Pasca Panen TA. 2012.2._gub_food_estite_12_jun_12

Dengan tema ”Sukseskan Food Estate di Kalimantan Timur” Di Lokasi Food Estate (Kawasan Mina Pangan), Desa Tanjung Buyu, Kecamatan Tanjung Palas Ilir, Kabupaten Bulungan, Gubernur beserta Dirjen PSP Kementrian Pertanian RI, Bupati Bulungan, Ketua DPRD Kaltim, Kapolda Kaltim, Kasdam VI Mulawarman, Komandan Korem 091/ASN, Sekprov. Kaltim, Assisten II, Staf Ahli Gubernur Bidang Pertanian, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Kepala Bappeda Prov. Kaltim dan Seluruh Kepala SKPD yang hadir melakukan penaburan benih ikan, Launching Mina Pangan (perpaduan sektor pangan dan sektor perikanan) Delta Kayan Food Estate dengan penanaman kedelai, pelepasan itik, dan penanaman jeruk di lokasi demplot pertanian masyarakat Tanjung Buyu, Bulungan. Acara ini juga dihadiri oleh Kelompok Tani di Kabupaten Bulungan.

Sambutan Gubernur Kaltim

Sebelum gubernur memberikan sambutan diawali dengan laporan Ketua Harian Food Estate, Prof. Riyanto, dan Sambutan Bupati Bulungan, Budiman Arifin, Dirjen PSP Kementan RI, Gatot Irianto.

Gubernur Kalimantan Timur dalam sambutannya menegaskan bahwa masa depan Kalimantan Timur adalah Pertanian dan Petani (Renewable) dan bukan Migas atau Batubara (Unrenewable). Peluang Kaltim sangat besar untuk pengembangan Food and Rice Estate, karena potensi lahan yang dimiliki cukup luas. Gubernur juga memerintahkan kepada seluruh Kepala SKPD untuk berperan dan membantu pengembangan Food Estate. Dinas PU akan menangani jalan untuk hasil produksi. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Dinas Peternakan membantu pembibitan, Dinas Tenaga Kerja menyiapkan SDM, dan lainnya. Untuk seluruh Kaltim sudah diidentifikasi 280 ribu ha yang tersebar di sepuluh Kabupaten (Berau, Bulungan, Kubar, Kukar, Kutim, Malinau, Nunukan, PPU, Paser dan Tana Tidung). Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementrian Pertanian, Gatot Irianto menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan kuat Gubernur Kalimantan Timur dalam membangun sektor pertanian di Kaltim, juga kepada para Investor yang tanpa ragu menginvestasikan dana mereka untuk pengembangan pertanian di Kaltim. Kaltim perlu mengeluarkan Perbup (Peraturan Bupati) tentang alokasi pupuk bersubsidi, untuk mendukung pengembangan sektor pertanian. Diharapkan Food Estate di Delta Kayan Bulungan tidak sekedar menjadi project pencitraan, tetapi benar-benar diwujudkan menjadi kenyataan (mimpi Kaltim bersemi di Bulungan). Kepastian hukum bagi investor juga penting sebagai jaminan dari Pemda. Gatot 4._food_estite_12_jun_12mengatakan, kalau klik dengan dunia usaha, Food Estate dijamin berjalan.

Gubernur memberikan bantuan Pemprov. Kaltim

Gubernur menyerahkan pula sejumlah bantuan Pemprov. Kaltim kepada Kelompok Tani di Bulungan, berupa 4 Hand Tractor untuk menggarap lahan seluas 300 ha, 45 Knap Sack Sprayer, 1 ton sarana produksi, 194 ekor Sapi, 20 unit biogas, 100 ekor itik, 600 ekor Sapi/Kerbau Betina Bunting, Bantuan Program Kemitraan TW II 2012 Rp. 883.000.000 dan bantuan lainnya. Di akhir kunjungan ke Desa Tanjung Buyu, Gubernur beserta Rombongan, Gabungan Kelompok Tani, dan masyarakat yang hadir bersama-sama menyanyikan lagu ”Ayo Menanam” versi Food Estate yang disadur dari lagu anak ”Menanam Jagung” Karya Ibu Sud.

Selanjutnya Gubernur Kaltim beserta Rombongan menuju Kawasan Delta Kayan Food Estate : Solaria, melakukan Panen Perdana Cetak Sawah di areal PT. Nusa Agro Mandiri (NAM), Solaria Group di Desa Salim Batu, Kec. Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan. Diatas areal 40 hektare dengan 74 petak, hasil panen perdana ini diperkirakan mencapai 60 ton (1,5 ton/hektare). Investor ini mendapat izin Pemkab seluas 1.980 ha. Selain PT. NAM, investor lain yang masuk di Food Estate Bulungan yaitu, PT. Miwon Indonesia (investasi 450 M, komoditi yang dikembangkan jagung, dilahan 3.245 ha, sedang dalam penyusunan masterplan) dan PT. SHS mengembangkan benih padi dilahan 3.000 ha, sedang dalam tahap penyusunan amdal). PT. Nusa Agro Mandiri (NAM) didampingi pakar pengembang Food Estate dari Universitas Jember DR. Suyono.

Periode Pelaksanaan Food Estate PT. NAM (Solaria) :
-    Januari 2012 :
Land Clearing, penempatan Alsintan, Persiapan SDM, Penempatan Saprodi (Benih, Pestisida, dll).
-    Februari 2012 :
Penempatan SDM, Land Clearing, Tanam Padi Perdana (13-15 Februari 2012).
-    Maret – Mei 2012 :
Land Clearing (80 Ha), Tanam Padi (40 Ha), Perawatan Tanaman, Perbaikan Infrastruktur.
-    Juni 2012
Penempatan perontok padi, Panen Perdana, Land Clearing, Perawatan Tanam, Perbaikan Infrastruktur.

Acara diakhiri dengan penyerahan beras hasil panen perdana oleh Direktur PT. NAM (Solaria Group), Bapak Aliuyanto kepada Gubernur Kaltim, Dirjen PSP Kementan RI, Asisten Deputi Kemenko Perekonomian RI, Bupati Bulungan, Ketua DPRD Kaltim, Sekprov. Kaltim, dan jajaran Pemprov. Kaltim. Sumber data laporan Kabid Statistik dan Pendendalian Bappeda Kaltim yang dipublikan oleh Humas Bappeda Kaltim/Sukandar,S.Sos.

3._beras_food_estite_12_jun_126._food_estite_ka_bapp_12_jun_128._food_estite_ikan_12_jun_12

Doc Photo : Astien Ariyani Bappeda Kaltim