Pengumuman

Bappeda Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan memberikan kinerja yang terbaik guna pembangunan Kalimantan Timur yang lebih optimal, sesuai dengan motto pelayanan Bappeda Provinsi Kalimantan Timur "Berhasil Membuat Perencanaan Berarti Merencanakan Keberhasilan". Hubungi admin website kami pada fitur chat admin yang berada pada sisi paling kanan halaman website ini bila anda membutuhkan informasi seputar perencanaan pembangunan daerah. Segala bentuk penyalahgunaan yang dilakukan oleh Pejabat Bappeda Kaltim, Laporkan pada kami melalui email atau chat admin.

RPJMD Kaltim Tetapkan Target 2018

Berita

RPJMD Kaltim Tetapkan Target 2018

Samarinda, 20/6/13. Identifikasi masalah masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi  Kalimantan Timur untuk mengetahui akar 1a._Ranwal_RPJMD_Kaltim_2014-2018_dipimpin_Plt._Sekdaprov_Repetada_20_Juni_2013masalah sehingga dapat menemukan solusinya, berikut juga tetapkan target hingga tahun 2018 dengan dasar data dan fakta tahun  2013.

Hal ini diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur sekaligus Kepala BAPPEDA Provinsi Kalimantan Timur, DR.Ir.H. Rusmadi,MS saat memimpin rapat rancangan awal RPJMD Kaltim tahun 2013-2018 di ruang rapat Repetada, Bappeda Kaltim Jl. Kusuma Bangsa Nomor 2 Samarinda dihadiri seluruh SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berjumlah kurang lebih tujuh puluh lima orang.

Plt. Sekdaprov Kaltim juga mengatakan bahwa misi dari RPJMD Kaltim 2013-2018 adalah untuk memecah masalah-masalah yang timbul dari masing-masing SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga dengan tujuan sasaran yang jelas serta terukur.

Pimpinan rapat didampingi oleh Kepala Bidang Pengkajian dan Pembiayaan Pembangunan Daerah, Bappeda Provinsi Kalimantan Timur dan dari Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia, Sony Yuwono, SE.Ak, M.Si sebagai tenaga ahli / praktisi.

Pengaranhan Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, DR.Ir.H. Rusmad.MS kepada para peserta yang hadir sampai pukul 9.30 wita karena pada pukul 10.wita masih ada pertemuan mewakili Gubernur Kaltim pada sidang paripurna di DPRD Kaltim, kemudian pimpinan rapat dilanjutkan oleh Kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur, Ir.H. Ichwansyah,MM dan memberikan kesempatan kepada seluruh SKPD yang hadir untuk memberikan masukan terhadap draft rancangan awal RPJMD Kaltim 2013-2018 yang mendapat respons positip dari masing-masing SKPD.

Tujuan Pembahasan draft Ranwal RPJMD Kaltim 2013-2018
1.    Memahami penyusunan RPJMD yang baik;
2.    Memahami tahapan dan agenda penyusunan draft Ranwal RPJMD;
3.    Memahami arahan visi s.d sasaran hasil kajian akademis;
4.    Membandingkan antara rumusan visi, misi, tujuan, dan sasaran hasil kajian akademik dengan hasil perumusan bidang-bidang Bappeda Prov. Kaltim;
5.    Melihat konsistensi antara visi, misi, tujuan, dan sasaran dengan rumusan permasalahan pembangunan dan isu strategis Prov. Kalimantan Timur;
6.    Menguji keselarasan visi dan misi;
7.    Menguji keselarasan tujuan dan sasaran pembangunan;
8.    Memastikan ketersediaan data dan informasi kondisi saat ini serta penetapan target sasaran.

Kualitas Penyusunan RPJMD Kaltim 2013-2018 2._peserta_ranwal_RPJMD_Kaltim_2014-2018_Repetada_20_Juni_20131.    RPJMD telah memedomani arahan perencanaan jangka panjang daerah (RPJPD) dan dokumen perencanaan terkait lainnya;
2.    RPJMD  menerjemahkan visi dan misi Gubernur/Wakil Gubernur terpilih;
3.    RPJMD didasarkan pada data dan informasi pembangunan serta mampu menggambarkan kondisi daerah saat ini dengan baik;
4.    memecahkan permasalahan pembangunan dan isu strategis daerah;
5.    Menampung aspirasi dari seluruh aspek masyarakat; dan
6.    Memiliki sasaran yang jelas dan terukur.

Arahan Misi RPJMD Kaltim 2013-2018 - Kajian Akademis
1.    Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, sistem pelayanan publik yang professional dan berkesesuaian (finansial dan teknologi, termasuk IT) pada seluruh instansi dan tingkat administrasi pemerintahan disertai kepastian/penegakan hukum yang berkeadilan dan non-diskriminatif;
2.    Mewujudkan kehidupan politik yang demokratis, beretika, bertanggung jawab dan berwawasan kebangsaan dan kebhinekaan dengan mengedepankan nilai-nilai luhur yang ada di masyarakat termasuk mempertimbangkan kearifan tradisional dalam kehidupan  dan pembangunan;
3.    Mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana fisik dan non fisik (social, ekonom dan lingkungan) di seluruh pelosok wilayah provinsi tanpa terkecuali guna mendorong pertumbuhan dan perkembangan perekonomian secara proporsional;
4.    Mewujudkan pendayagunaan sumberdaya alam terbaharui secara optimal, terutama melalui pengembangan sektor pertanian dalam arti luas dari hulu hingga hilir, serta pemanfaatan sumber-sumber enerji secara berkelanjutan dan mempertimbangkan kepentingan generasi mendatang;
5.    Mewujudkan lapangan kerja dan kesempatan berusaha dengan prinsip kesetaraan dan keadilan bagi seluruh elemen masyarakat, terutama yang bersifat padat karya, berbasis produsen skala kecil serta memungkinkan pengembangant sector-sektor informal yang mampu menggerakan ekonomi kreatif sejajar dengan upaya mengembangkan investasi hijau skala besar;
6.    Mewujudkan sumberdaya manusia berkualitas, dalam arti sehat jasmani dan rohani, berilmu pengetahuan, berketrampilan, berkarakter, berwawasan lingkungan, dan berahlak mulia, baik pada bidang pemerintahan maupun masyarakat secara luas;
7.    Mewujudkan kesetaraan gender dengan peningkatan peran wanita dan pemuda di berbagai bidang kegiatan pembangunan, politik, ekonomi, social budaya dan di seluruh tingkatan kesempatan (lokal, nasional dan internasional)  tanpa mengurangi kualitas dan profesionalitas sumberdaya manusianya;
8.    Mewujudkan keamanan dan kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan, baik biofisik dan sosial-budaya, melalui berbagai aktivitas berhubungan dengan mitigasi (pencegahan, penanggulangan, pengendalian), adaptasi (penyesualan kelembagaan, teknologi dan social), dan penelitian (dasar dan terapan)  guna menyinambungkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan kehidupan masyarakat.

Arahan Misi RPJMD Kaltim 2013 – 2018 Berdasarkan Kajian Akademis
1.    Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih;
2.    Mewujudkan kehidupan politik yang demokratis;
3.    Mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana fisik dan non fisik di seluruh pelosok;
4.    Mewujudkan pendayagunaan sumberdaya alam terbaharui secara optimal;
5.    Mewujudkan lapangan kerja dan kesempatan berusaha;
6.    Mewujudkan sumberdaya manusia berkualitas;
7.    Mewujudkan kesetaraan gender;
8.    Mewujudkan keamanan dan kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan

4._peserta_kiriMemahami VISI RPJMD Kaltim 2013-2018 sampai dengan Sasaran – Kajian Akademis

VISI : Pemerataan pertumbuhan ekonomi  & kesejahteraan masyarakat Kaltim melalui optimalisasi peran agribisnis yg berkelanjutan serta pengembangan enerji terbaharukan dg dukungan tata kelola pemerintahan yg baik (& SDM yg profesional)

MISI :
1.    Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih;
2.    Mewujudkan kehidupan politik yang demokratis;
3.    Mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana fisik dan non fisik di seluruh pelosok;
4.    Mewujudkan pendayagunaan sumberdaya alam terbaharui secara optimal;
5.    Mewujudkan lapangan kerja dan kesempatan berusaha;
6.    Mewujudkan sumberdaya manusia berkualitas;
7.    Mewujudkan kesetaraan gender;
8.    Mewujudkan keamanan dan kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan.

TUJUAN : Mengupayakan kemerataan pertumbuhan ekonomi  dan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan di Kaltim khususnya dengan mengoptimalkan pengembangan agribisnis dan sumber enerji terbaharukan secara berkelanjutan, serta menjalankan komitmen secara konsisten dalam penciptaan tata kelola pemerintahan yang baik dengan dukungan SDM yang handal.

SASARAN :
1.    Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih;
2.    Terwujudnya kehidupan politik yang demokratis;
3.    Terwujudnya pembangunan sarana dan prasarana fisik dan non fisik di seluruh pelosok;
4.    Terwujudnya pendayagunaan sumberdaya alam terbaharui secara optimal;
5.    Terwujudnya lapangan kerja dan kesempatan berusaha;
6.    Terwujudnya sumberdaya manusia berkualitas;
7.    Terwujudnya kesetaraan gender;
8.    Terwujudnya keamanan dan kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan

Memahami Hubungan VISI s.d Sasaran Kajian Akademis

VISI : Pemerataan pertumbuhan ekonomi  & kesejahteraan masyarakat Kaltim melalui optimalisasi peran agribisnis yg berkelanjutan serta pengembangan enerji terbaharukan dg dukungan tata kelola pemerintahan yg baik (& SDM yg profesional).
TUJUAN : Mengupayakan kemerataan pertumbuhan ekonomi  dan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan di Kaltim khususnya dengan mengoptimalkan pengembangan agribisnis dan sumber enerji terbaharukan secara berkelanjutan, serta menjalankan komitmen secara konsisten dalam penciptaan tata kelola pemerintahan yang baik dengan dukungan SDM yang handal.

MISI :
1.    Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih;
2.    Mewujudkan kehidupan politik yang demokratis;
3.    Mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana fisik dan non fisik di seluruh pelosok;
4.    Mewujudkan pendayagunaan sumberdaya alam terbaharui secara optimal;
5.    Mewujudkan lapangan kerja dan kesempatan berusaha;
6.    Mewujudkan sumberdaya manusia berkualitas;
7.    Mewujudkan kesetaraan gender;
8.    Mewujudkan keamanan dan kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan

SASARAN :
1.    Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih;
2.    Terwujudnya kehidupan politik yang demokratis;
3.    Terwujudnya pembangunan sarana dan prasarana fisik dan non fisik di seluruh pelosok;
4.    Terwujudnya pendayagunaan sumberdaya alam terbaharui secara optimal;
5.    Terwujudnya lapangan kerja dan kesempatan berusaha;
6.    Terwujudnya sumberdaya manusia berkualitas;
7.    Terwujudnya kesetaraan gender;
8.    Terwujudnya keamanan dan kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan

Perbandingan VISI3._peserta_kanan

Arahan Visi Berdasarkan Kajian Akademis : Pemerataan pertumbuhan ekonomi  dan kesejahteraan masyarakat Kaltim melalui optimalisasi peran agribisnis yang berkelanjutan serta pengembangan enerji terbaharukan dengan dukungan tata kelola pemerintahan yang baik (dan sumberdaya manusia yang profesional).  Inti dari pembahasan ini adalah Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat.

Arahan Visi Berdasarkan Masukan Bidang-Bidang Bappeda Kaltim : Terwujudnya kualitas pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur. Inti dari pembahasan ini adalah KUALITAS Pertumbuhan Ekonomi dan PEMERATAAN Kesejahteraan Masyarakat.

Memahami VISI antara Kualitas Pertumbuhan Ekonomi dan Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat yaitu :
1.    Kesejahteraan masyarakat adalah suatu kondisi berupa perasaan aman sentosa, makmur, dan selamat atau terlepas dari bermacam gangguan;
2.    Pertumbuhan ekonomi adalah perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat bertambah dan (sehingga) kemakmuran masyarakat menjadi meningkat;
3.    Pemerataan kesejahteraan masyarakat merupakan kondisi dimana senjang sejahtera yang rendah atas hasil-hasil pembangunan di berbagai sektor ekonomi dan bidang kehidupan yang antara lain juga dipicu oleh perbaikan kualitas pertumbuhan ekonomi;
4.    Kualitas pertumbuhan ekonomi merupakan perbaikan wujud pertumbuhan ekonomi dari aspek: pertumbuhan (itu sendiri), struktur ekonomi, pemerataan, keberlanjutannya;
5.    Baik Kesejahteraan maupun pertumbuhan ekonomi dicapai melalui pelaksanaan misi pembangunan selama lima tahun.

Arahan MISI Berdasarkan Penelaahan Bidang
1.    Mewujudkan kualitas sumber daya manusia Kalimantan Timur yang mandiri, berdaya saing tinggi, dan berakhlak mulia;
2.    Mewujudkan daya saing ekonomi dengan berbasis sumber daya alam  terbarukan;
3.    Mewujudkan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat secara merata;
4.    Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berwibawa;
5.    Mewujudkan pengembangan wilayah berbasis ekonomi hijau (green economy).

Perbandingan MISI antara Kajian Akademis dan penelahaan bidang

Arahan Misi Berdasarkan Kajian Akademis :
1.    Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih;
2.    Mewujudkan kehidupan politik yang demokratis;
3.    Mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana fisik dan non fisik di seluruh pelosok;
4.    Mewujudkan pendayagunaan sumberdaya alam terbaharui secara optimal;
5.    Mewujudkan lapangan kerja dan kesempatan berusaha;
6.    Mewujudkan sumberdaya manusia berkualitas;
7.    Mewujudkan kesetaraan gender;
8.    Mewujudkan keamanan dan kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan.

6._plt._sekdaprov_kaltim_dan_pesertaArahan Misi Berdasarkan Penelaahan Bidang :
1.    Mewujudkan kualitas sumber daya manusia Kalimantan Timur yang mandiri, berdaya saing tinggi, dan berakhlak mulia;
2.    Mewujudkan daya saing ekonomi dengan berbasis sumber daya alam  terbarukan;
3.    Mewujudkan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat secara merata;
4.    Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berwibawa;
5.    Mewujudkan pengembangan wilayah berbasis ekonomi hijau (green economy).

Perbandingan Tujuan antara kajian akademis dan penelaahan berdasarkan bidang

Arahan Tujuan Berdasarkan Kajian Akademis : Mengupayakan kemerataan pertumbuhan ekonomi  dan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan di Kaltim khususnya dengan mengoptimalkan pengembangan agribisnis dan sumber enerji terbaharukan secara berkelanjutan, serta menjalankan komitmen secara konsisten dalam penciptaan tata kelola pemerintahan yang baik dengan dukungan SDM yang handal.
Arahan Tujuan Berdasarkan Penelaahan/Usulan Bidang :
1.    Tercapainya derajat dan mutu pendidikan masyarakat;
2.    Tercapainya peningkatan akses dan mutu kesehatan masyarakat;
3.    Tercapainya peningkatan peran pemuda dan perempuan dalam pembangunan;
4.    Tercapainya daya saing tenaga kerja;
5.    Tercapainya peningkatan kemandirian masyarakat;
6.    Tercapainya pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan;
7.    Tercapainya peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat;
8.    Tercapainya peningkatan daya saing inklusif;
9.    Terbangunnya infrastruktur yang berkualitas dan merata;
10.    Terpenuhinya kebutuhan energy;
11.    Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik;
12.    Terwujudnya peningkatan kualitas lingkungan hidup;
13.    Terwujudnya  kawasan pusat pertumbuhan ekonomi;
14.    Terwujudnya ibukota provinsi yang nyaman

Arahan Sasaran Berdasarkan Kajian Akademis :
1.    Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih;
2.    Terwujudnya kehidupan politik yang demokratis;
3.    Terwujudnya pembangunan sarana dan prasarana fisik dan non fisik di seluruh pelosok;
4.    Terwujudnya pendayagunaan sumberdaya alam terbaharui secara optimal;
5.    Terwujudnya lapangan kerja dan kesempatan berusaha;
6.    Terwujudnya sumberdaya manusia berkualitas;
7.    Terwujudnya kesetaraan gender;
8.    Terwujudnya keamanan dan kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan

Arahan Sasaran Berdasarkan Penelaahan Bidang :
1.    meningkatnya rata-rata lama sekolah;
2.    menurunnya tingkat buta huruf;
3.    meningkatnya umur harapan hidup;
4.    meningkatnya partisipasi perempuan dalam keanggotaan partai politik;
5.    meningkatnya pertumbuhan ekonomi yang berkualitas;
6.    menurunnya tingkat pengangguran;
7.    meningkatnya produktifitas dan kesejahteraan tenaga kerja;
8.    meningkatnya produktifitas ekonomi melalui pembaharuan teknologi;
9.    menurunnya tingkat kemiskinan;
10.    meningkatnya ekspor non migas;
11.    meningkatnya investasi pada sektor agroindustri;
12.    meningkatnya pendapatan perkapita;
13.    meningkatnya kontribusi sektor industri terhadap PDRB;
14.    meningkatnya kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB;
15.    meningkatnya kontribusi sektor jasa terhadap PDRB;
16.    meningkatnya kontribusi sektor pengolahan hasil tambang terhadap PDRB;
17.    meningkatnya persentase jalan dalam kondisi baik;
18.    meningkatnya persentase desa berlistrik dan rasio elektrifikasi;
19.    meningkatnya kontribusi energi baru dan terbarukan terhadap total penggunaan energi;
20.    terpenuhinya kebutuhan BBM untuk masyarakat secara mudah dan murah;
21.    meningkatnya indeks kepuasan masyarakat;
22.    menurunnya indeks persentase korupsi;
23.    meningkatnya opini BPK dari WDP ke WTP;
24.    meningkatnya indeks demokrasi;
25.    menurunnya tingkat kriminalitas;
26.    Menurunnya kerusakan dan pencemaran  lingkungan;
27.    Meningkatnya kualitas lingkungan hidup untuk mendukung kehidupan yang berkualitas;
28.    Menurunnya Indek Standar Pencemaran Udara;
29.    Meningkatnya Persentase Ruang Terbuka Hijau;
30.    menurunnya rasio pertumbuhan emisi GRK terhadap pertumbuhan ekonomi;
31.    pemanfaatan lahan yang konsisten pada RTRW serta peraturan perundangan yang berlaku. (publikasikan oleh Humas Bappeda Kaltim/Sukandar,S.Sos).