Pengumuman

Bappeda Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan memberikan kinerja yang terbaik guna pembangunan Kalimantan Timur yang lebih optimal, sesuai dengan motto pelayanan Bappeda Provinsi Kalimantan Timur "Berhasil Membuat Perencanaan Berarti Merencanakan Keberhasilan". Hubungi admin website kami pada fitur chat admin yang berada pada sisi paling kanan halaman website ini bila anda membutuhkan informasi seputar perencanaan pembangunan daerah. Segala bentuk penyalahgunaan yang dilakukan oleh Pejabat Bappeda Kaltim, Laporkan pada kami melalui email atau chat admin.

Kunjungan Kerja BRIN Ke BAPPEDA Kaltim

Image Berita

Kunjungan Kerja BRIN Ke BAPPEDA Kaltim

Samarinda, Rabu 23/8/2023. BAPPEDA Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan kerja dari Tim Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebanyak dua orang antara lain : 1). Haries Satyawardhana, M.Si; 2). Risyanto, M.Sc diterima langsung oleh Sukandar, S.Sos (Analis Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah) bersama Dwi Ery. Mujahiddin, S.Hut (Analis Perencanaan Strategis), Deni Rahmadi, S.Kom dan Rio Pratama.

Maksud dan tujuan kunjungan kerja tersebut dalam rangka pelaksanaan Program Penelitian kegiatan Rumah Program Kebencanaan (ORKM) tahun 2023 dengan judul “Indeks Risiko Bencana Kekeringan dan Proyeksi di Kalimantan untuk Mendukung Ibu Kota Negara (IKN)”. Berdasarkan surat resmi dari BRIN tersebut yang ditugaskan ke BAPPEDA Provinsi Kalimantan Timur adalah dua orang peneliti yaitu bapak Haries Satyawardhana, M.Si dan bapak Risyanto, MSc. Sedangkan yang bertugas ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang disebar pada SKPD tertentu sebanyak delapan (8) orang adalah sebagai berikut sebagai ketua Tim Dr.Erma Yulihastin, M.SI (PRIMA) dengan anggota 1). Haries Satyawardhana, M.Si (PRIMA); 2). Lely Qodrita Avia, S.Si (PRIMA); 3). Parwati Sofyan, PhD (PRPJ); 4). Robi Muharsyah, M.Si (BMKG); 5). Dr. Akhmad Yani, MA (UNTAN); 6). Risyanto, M.Sc (PRIMA); 7). Fattah Al-Ghiffari (Asisten Riset BRIN-ITB).

-

Berdasarkan pemaparan hasil penelitian sementara dari Tim Peniliti BRIN dan diskusi menghasilkan beberapa poin penting antara lain:

1. Lokasi penelitian meliputi Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan, dan Provinsi Kalimantan Timur diproyeksikan lebih kering hingga tahun 2050 (Latifah et al., 2023).

2. Adapun latar belakang studi penelitian ini antara lain : 1). Studi terdahulu menunjukkan total curah hujan tahunan mengalami pengurangan selama dua dekade terakhir (Ramadhan et al., 2022); 2). Studi lain juga menunjukkan proyeksi hari-hari kering tanpa hujan meningkat di masa mendatang (2020–2050) di wilayah IKN (Nurlatifah et al., 2023) dan 3). Hal ini meningkatkan potensi jangka panjang terjadinya peningkatan bencana kekeringan yang berdampak terhadap penurunan Sumber Daya Air (SDA) dan Karhutla di IKN;

3. Tujuan dan sasaran penelitian adalah untuk menentukan indikator ancaman bahaya dan kerentanan kekeringan dan tersedianya peta risiko bencana kekeringan di Kalimantan tahun 2023–2033;

4. Risiko kekeringan dihitung dengan memasukkan aspek iklim dan non-iklim serta penggunaan data-data luaran model dinamik regional (CCAM) untuk Kalimantan, sehingga akan diperoleh peta risiko bencana kekeringan baseline dan proyeksinya ke depan hingga 2043;

5. Tindak lanjut dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang sangat penting bagi daerah Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka mendukung pembangunan daerah serta peningkatan ekonomi masyarakat daerah Kalimantan Timur secara khusus dan bangsa Indonesia secara umum. (skr)

 

#bappedakaltim2023

#BRIN

#ppidbappedakaltim2023