Pengumuman

Bappeda Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan memberikan kinerja yang terbaik guna pembangunan Kalimantan Timur yang lebih optimal, sesuai dengan motto pelayanan Bappeda Provinsi Kalimantan Timur "Berhasil Membuat Perencanaan Berarti Merencanakan Keberhasilan". Hubungi admin website kami pada fitur chat admin yang berada pada sisi paling kanan halaman website ini bila anda membutuhkan informasi seputar perencanaan pembangunan daerah. Segala bentuk penyalahgunaan yang dilakukan oleh Pejabat Bappeda Kaltim, Laporkan pada kami melalui email atau chat admin.

Koordinasi Pekerjaan Review Masterplan Bandara Udara APT Pranoto

Image Berita

Koordinasi Pekerjaan Review Masterplan Bandara Udara APT Pranoto

Samarinda, (03/12/2020). Sehubungan dengan kebijakan Perubahan dari RTRW Nasional, RTRW Provinsi dan KM 166 Tahun 2019 Tentang Tatanan Kebandarudaan Nasional bahwa Bandar Udara APT Pranoto dari Pengumpan menjadi Pengumpul Sekunder maka Unit Pengelolah Bandara Udara APT. Pranoto melakukan Review Masterplan Bandara Udara A.P.T. Pranoto.

Kegiatan ini dihadiri Bappeda Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Perhubungan Kalimantan Timur, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan, Pemerintahan Provinsi Kaltim (Bappeda dan Dishub), Pemerintahan Kota Samarinda (Dinas PU, Dishub, DLH, dan Kecamatan Samarinda Utara, BPN Kaltim, BMKG Kaltim, Dishub Kukar, Airnav Samarinda, serta Tim Konsultan.

Studi ini bertujuan untuk menyiapkan pedoman perencanaan dalam rangka perumusan kebijakan pengembangan Bandar Udara APT. Pranoto saat ini dan di masa mendatang sesuai kebutuhan pelayanan jasa angkutan udara, dan dimaksudkan untuk melakukan kajian/analisis kuantitatif dan kualitatif seberapa jauh fasilitas Bandar Udara APT. Pranoto dapat dikembangkan /dibangun guna mendukung serta mengantisipasi perkembangan sosial ekonomi di kota Samarinda dan sekitarnya.

Berdasarkan Rencana pengembangan jaringan transportasi udara menurut RTRW Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2016-2036 telah menetapkan Bandar Udara Samarinda Baru (APT Pranoto) dikembangkan menjadi Bandar  Udara Pengumpul Skala Sekunder.

Disampiakan oleh Kasubbid Prasarana Perhubungan Bappeda Provinsi Kalimantan Timur Dedy Pudja Wardana, ST,  Rencana Pola Ruang dan Jaringan Konektivitas Bandara APT. Pranoto untuk potensi pengembangan bandara ke barat laut, perlu mempertimbangkan perbedaan administrasi dan juga rencana jalur kereta api yang perlu disesuaikan, mengingat Bandar Udara APT Pranoto di Samarinda adalah Tempat Penyelenggaraan kebandaraudaraan yang akan mempercepat perkembangan dan pemerataan ekonomi di wilayah Kalimantan Timur dengan konsep multiply airport.

Dedy menyebutkan kebutuhan Fasilitas Sisi Udara untuk Tahapan Pengembangunan terbagi menjadi 3 tahap yaitu ; Tahap I (2021-2025) dengan panjang Runway 2.500 x 45 dan Exit Taxiway 2 ; Tahap II (2026-2035) dengan panjang Runway 2.700 x 45 dan Exit Taxiway 4 ; dan Tahap Ultimate (2036-2040) dengan panjang Runway 3.000 x 45 dan Exit Taxiway 5.

(HumasBappedaKaltim/Fat/Editor : Sukandar, S.Sos)