Info

Rapat Penyampaian Koreksi Ranhir P-RPJMD 2019 - 2023, Selasa 11 Mei 2021, Pukul: 14.00 wita, Tempat: Ruang Rapat Propeda Kantor Bappeda, dihadiri Sekretaris, Kabid,Kasubid,Kasubbag/Staf Teknis Penyusun P-RPJMD

Diskusi Pemutakhiran Sasaran Pertumbuhan Ekonomi Daerah dalam RKP 2022, Selasa 11 Mei 2021, Pukul: 10.00 wita, Tempat: Virtual Zoom Meeting, Meeting ID : 884 0891 6802 Pass : 617930, dihadiri Bidang P3D

Rapat Evaluasi Kuartal 1 Pelaksanaan APBD Ta 2021, Selasa 11 Mei 2021, Pukul: 09.00 wita, Tempat: Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur, dihadiri Ka. Bappeda

Rapat Penyiapan Dukungan Konektivitas IKN, Senin 10 Mei 2021, Pukul: 14.00 wita, Tempat: Meeting ID : 864 7723 0660 Pass : 705651, dihadiri Bidang Infraswil

Koordinasi Pekerjaan Review Masterplan Bandara Udara APT Pranoto

Image Berita

Koordinasi Pekerjaan Review Masterplan Bandara Udara APT Pranoto

Samarinda, (03/12/2020). Sehubungan dengan kebijakan Perubahan dari RTRW Nasional, RTRW Provinsi dan KM 166 Tahun 2019 Tentang Tatanan Kebandarudaan Nasional bahwa Bandar Udara APT Pranoto dari Pengumpan menjadi Pengumpul Sekunder maka Unit Pengelolah Bandara Udara APT. Pranoto melakukan Review Masterplan Bandara Udara A.P.T. Pranoto.

Kegiatan ini dihadiri Bappeda Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Perhubungan Kalimantan Timur, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan, Pemerintahan Provinsi Kaltim (Bappeda dan Dishub), Pemerintahan Kota Samarinda (Dinas PU, Dishub, DLH, dan Kecamatan Samarinda Utara, BPN Kaltim, BMKG Kaltim, Dishub Kukar, Airnav Samarinda, serta Tim Konsultan.

Studi ini bertujuan untuk menyiapkan pedoman perencanaan dalam rangka perumusan kebijakan pengembangan Bandar Udara APT. Pranoto saat ini dan di masa mendatang sesuai kebutuhan pelayanan jasa angkutan udara, dan dimaksudkan untuk melakukan kajian/analisis kuantitatif dan kualitatif seberapa jauh fasilitas Bandar Udara APT. Pranoto dapat dikembangkan /dibangun guna mendukung serta mengantisipasi perkembangan sosial ekonomi di kota Samarinda dan sekitarnya.

Berdasarkan Rencana pengembangan jaringan transportasi udara menurut RTRW Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2016-2036 telah menetapkan Bandar Udara Samarinda Baru (APT Pranoto) dikembangkan menjadi Bandar  Udara Pengumpul Skala Sekunder.

Disampiakan oleh Kasubbid Prasarana Perhubungan Bappeda Provinsi Kalimantan Timur Dedy Pudja Wardana, ST,  Rencana Pola Ruang dan Jaringan Konektivitas Bandara APT. Pranoto untuk potensi pengembangan bandara ke barat laut, perlu mempertimbangkan perbedaan administrasi dan juga rencana jalur kereta api yang perlu disesuaikan, mengingat Bandar Udara APT Pranoto di Samarinda adalah Tempat Penyelenggaraan kebandaraudaraan yang akan mempercepat perkembangan dan pemerataan ekonomi di wilayah Kalimantan Timur dengan konsep multiply airport.

Dedy menyebutkan kebutuhan Fasilitas Sisi Udara untuk Tahapan Pengembangunan terbagi menjadi 3 tahap yaitu ; Tahap I (2021-2025) dengan panjang Runway 2.500 x 45 dan Exit Taxiway 2 ; Tahap II (2026-2035) dengan panjang Runway 2.700 x 45 dan Exit Taxiway 4 ; dan Tahap Ultimate (2036-2040) dengan panjang Runway 3.000 x 45 dan Exit Taxiway 5.

(HumasBappedaKaltim/Fat/Editor : Sukandar, S.Sos)

Bagikan ke :